Menurut Kantor Berita ABNA, sebagaimana di Mesir, rakyat Yaman pun sudah mulai turun ke jalan melawan Ali Abdullah Shalih Diktator di Negara mereka.
Demonstrasi puluhan ribu orang melawan Ali Abdullah ini didorong oleh pergerakan yang terjadi di Mesir dan Tunisia.
Untuk menghadapi aksi demonstrasi itu, Ali Abdullah menunjukkan bahwa dia memiliki tempat dihati Masyarakat secara terorganisir juga mengerahkan pendukungnya untuk turun kejalan.
Ali Abdullah sudah memerintah Negara Yaman selama dua puluh tahun, walaupun secara lahir dia memakai gelar Presiden, namun pemerintahannya tidak ada ubahnya dengan Pemerintahan Rezim Husni Mubarak Mesir maupun Rezim Kerajaan di Negara-negara Arab lainnya, dan jelas bahwa pemerintahannya dijalankan sebagai Pemerintahan kerajaan bukan sebagai Pemerintahan Republik. (*)